Mengenali Gejala Omicron dan Pencegahan Yang Direkomendasikan

Diposting oleh Admin pada 07 Maret 2022

Varian terbaru dari virus Covid-19 yakni Omicron sudah terdeteksi dari bulan November 2021 lalu. Dan, varian terbaru ini sudah masuk juga menyerang banyak masyarakat di Indonesia. Hanya saja, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dari masalah varian Covid-19 ini. 

Pertama, anda harus tahu apa saja ciri-ciri gejala Omicron. Anda juga harus tahu tindakan pencegahan yang harus anda lakukan. Hingga tanda-tanda bahaya untuk langsung meminta pertolongan medis.

 

Sekilas Tentang Omicron Varian Terbaru Virus Covid-19

Sebelum varian ini ditemukan, sebelumnya varian Delta sudah terlebih dahulu terdeteksi. Namun, karena masih baru, Omicron masih menimbulkan banyak ketakutan bagi sebagian orang. Informasi yang tersebar masih simpang siur. Sehingga, banyak yang menyangka ini bukanlah virus berbahaya.

Padahal, varian B.1.1.529 atau yang lebih dikenal dengan nama Omicron ini diketahui lebih mudah menyerang masyarakat. Bahkan, anda yang sudah mendapatkan vaksin sekalipun masih mendapatkan kemungkinan untuk mendapatkan serangan Omicron. Varian ini sudah ada dan terdeteksi di Afrika Selatan tanggal 24 November 2021.

Karena potensi masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin juga masih besar terserang Omicron. Untuk itu, pemerintah menyarankan untuk mengambil booster vaksin. Agar anda terlindungi setidaknya sampai 3 bulan selanjutnya. Jadi, jangan sepelekan untuk mengambil jadwal vaksin lengkap, ya.

 

Ciri-Ciri Gejala Omicron

Untuk memudahkan evakuasi pasien yang terkena varian terbaru ini. Maka, anda juga harus tahu apa saja daftar ciri-ciri gejala Omicron tersebut. Sebab, jika anda merasa kurang sehat dan memiliki beberapa gejala tersebut, anda bisa meminta bantuan medis untuk segera memeriksakan kesehatan. 

Anda juga harus tahu kebanyakan penderita tidak memberikan gejala apapun sama sekali. Padahal, mereka terkena infeksi varian ini. Sebab, penelitian menyatakan jika Omicron terkadang tidak menimbulkan gejala apalagi jika yang terserang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

  1. Batuk dan Pilek

Gejala yang sangat umum terlihat pada banyak pasien omicron adalah batuk pilek. Akan terasa gangguan pada bagian tenggorokan. Kebanyakan penderita merasa tenggorokan mereka sakit, gatal hingga berujung pada batuk. 

Karena virus Covid-19 sendiri memang mengganggu sistem pernafasan. Maka, jangan heran jika gejala utama varian baru tetap berhubungan dengan batuk atau pilek.

  1. Sakit Kepala

Kemudian, gejala berikutnya yang harus anda waspadai adalah sakit kepala. Sebenarnya, ini adalah salah satu gejala umum yang bisa terjadi kepada setiap penderita varian Omicron. Biasanya, gejala sakit kepala terasa lumayan berat hingga sangat sakit. 

Rasa sakit kepala ini akan terjadi pada awal-awal infeksi. Bahkan, rasa sakit kepala ini terasa seperti berdenyut hingga menusuk-nusuk dan bisa menjalar dari satu sisi ke sisi lainnya. Tentu saja, akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

  1. Kelelahan

Sistem imun anda akan berusaha melawan infeksi ini dan tentu saja akan berefek pada tubuh. Sehingga, tidak jarang pada awal infeksi anda akan merasa lebih mudah capek dan kelelahan yang lumayan ekstrim. 

  1. Nyeri Punggung

Tidak hanya kelelahan saja yang bisa terasa oleh pasien yang terinfeksi Omicron ini. Studi juga menyatakan anda bisa mengalami adanya nyeri otot. Bahkan, tidak sedikit juga yang melaporkan mengalami myalgia atau nyeri punggung bagian bawah.

  1. Hilang Penciuman dan Perasa

Hilangnya kemampuan indera penciuman dari dahulu memang identik terhubung dengan gejala infeksi Covid. Dan ternyata varian baru Omicron ini juga akan memberikan dampak serupa. Anda juga memiliki kemungkinan resiko untuk kehilangan kemampuan indera penciuman dan indera perasa (jarang).

  1. Demam

Sebenarnya, varian baru ini jarang membuat pasien mengalami gejala demam tinggi. Namun, yang nanya virus masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi pasti berujung dengan adanya gejala kenaikan suhu tubuh. Sehingga, penderita bisa terkena atau mengalami demam ringan.

  1. Diare

Anda juga harus waspada jika tiba-tiba merasa mulas atau mengalami diare. Apalagi jika sulit sembuh dan tidak berhenti lebih dari 3 hari berturut-turut walaupun sudah minum obat. Sebab, virus ini juga menyebabkan masalah pada saluran pencernaan manusia.

  1. Berkeringat Ketika Malam

Masalah keringat pada malam hari ini merupakan gejala dari banyak penyakit. Salah satunya adalah infeksi virus ini. Dan anda juga harus ketahui kebanyakan pasien merasa mudah berkeringat di malam hari. 

Walaupun suhu udara pada malam hari jauh lebih rendah. Untuk bisa membedakan apa penyebab anda mudah berkeringat pada malam hari, tentu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Tindakan Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Pencegahan Omicron

Sebenarnya, varian ini bisa menyerang siapa saja. Bahkan, data statistik menyatakan jika anda bisa saja terserang walaupun sudah mendapatkan vaksinasi. Sehingga, booster sangat dianjurkan agar bisa lebih membentengi tubuh dari infeksi tersebut. Selain itu, berikut beberapa tindakan pencegahan yang harus anda lakukan, yakni:

Lakukan tindakan pencegahan seperti yang terpapar di beberapa poin tersebut. Hal ini akan membantu anda untuk menghindari bahaya infeksi varian Covid-19 terbaru.

 

Kapan Harus Ke Dokter?

Gejala terkena infeksi Omicron di atas memang termasuk ringan-sedang. Sehingga, jarang sekali ada pasien yang mengalami gejala-gejala tersebut memeriksakan diri ke klinik terdekat. Namun, jika anda merasa badan tidak sehat serta ada beberapa gejala mirip Omicron. Maka, sebaiknya periksakan diri anda sesegera mungkin.Karena, varian ini bisa menyebabkan banyak infeksi secara berbarengan. Bahkan, beberapa pasien memiliki kemungkinan untuk penderita komplikasi serius hingga berujung kematian. Selalu update vaksinasi Covid-19 dan jangan lupa lakukan tindakan pencegahan di atas, salam sehat!

Artikel Terkait

Perbedaan Batuk Pilek Biasa dan Covid, Serta 6 Solusi Pengobatannya
Mengenali Gejala Omicron dan Pencegahan Yang Direkomendasikan
Manfaat Pepaya Untuk Meredakan Asam Lambung
Nyeri Sendi - Penyebab dan Mengatasi
Live Chat